Tampilkan postingan dengan label kpk tangkap tersangka suap daging impor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kpk tangkap tersangka suap daging impor. Tampilkan semua postingan

PKS Bersih, Peduli, Profesional, Elus Dada dan Tepok Jidat

PKS masih Bersih Peduli Profesional

2 hari terakhir ini nama salah satu partai santer diberitakan diberbagai media mulai dari berita internet sampai dengan status bbm semua menyinggung satu nama PKS. Apa itu PKS? Partai Keadilan Sejahtera, sebuah partai pendukung pemerintah yang meloloskan banyak wakilnya di kursi DPRD, DPR bahkan menteri kabinet. PKS melandaskan prinsip-prinsip kepartaiannya diatas fondasi Islam alias partai bernafaskan agama. PKS membawa slogan yang cukup mengena di telinga para simpatisan BERSIH dan PEDULI.

Bagi anda pendukung atau bukan pendukung PKS pastinya sudah mengelus dada akibat ulah para kadernya beberapa tahun terakhir ini, dan pastinya kini anda-anda sedang 'tepok jidat' karena kasus sang presiden partai yang menjadi tersangka suap oleh KPK. Sangkaan ini tentunya tidak main-main karena oleh institusi anti rasuah yang tak pernah main-main juga menangkap pejabat publik yang menyalahgunakan wewenangnya.

Kondisi ini sebenarnya cukup tragis karena presiden partai ini,  Ustad Luthfi Hassa Ishaaq, disangkakan terlibat suap sebanyak 1 miliar rupiah dan menurut beberapa media online uang itu masih panjar atas proyek impor daging sapi. Ditambah lagi dengan penangkapan staf/ sekretaris pribadinya bernama Ahmad Fathoni ( Fathanah ) yang saat itu sedang 'berbugil ria' bersama seorang mahasiswi cantik bernama Maharani di Hotel Le Meridien tanggal 29 Januari 2013. Uang sebanyak 1 miliar itu sendiri disembunyikan dalam jok mobil Ahmad dalam bentuk pecahan 100.00 rupiah dalam kantung plastik.

Hidayat Nur Wahid, ketua Fraksi PKS DPR RI, membantah bahwa kasus ini merupakan coreng PKS karena ini adalah murni urusan pribadi sang ustadz tetapi yang jadi pertanyaan adalah bukankah ustad Luthfi Hassan Ishaaq adalah presiden PKS dan jabatan itu tetap melekat padanya apapun yang ia lakukan? Kini Hidayat Nur Wahid seolah menjilat ludahnya sendiri dalam pernyataan berikut ini :

"Kami membahas apa yang kami dengar dari ustadz Luthfi bahwa beliau merencanakan untuk mundur dari Presiden PKS," kata Ketua FPKS DPR Hidayat Nurwahid.

Hal ini disampaikan Hidayat menuturkan salah satu poin pembahasan rapat di kediaman Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmy Aminuddin, di Padepokan Madani, Lembang, Jawa Barat, Kamis (31/1/2013).

http://news.detik.com/read/2013/01/31/144133/2157698/10/jadi-tersangka-luthfi-hasan-ishaaq-akan-mundur-dari-presiden-pks?9911012

Lalu siapakah Ahmad Fathoni ( Fathanah ) ? Sampai saat ini sosok misterius ini belum kelihatan batang hidungnya. Berikut ini adalah beberapa informasi tentang sosok Ahmad yang disadur dari berbagai media :
  1. Tempat tinggalnya di Apartemen Margonda Residence lantai 6 Kamar 605 Tower C
  2. Istri yang diketahui berumur 25 tahun - saat Ahmad ditangkap bersama Maharani - sedang hamil 8 bulan.
  3. Ahmad Fathoni ( Fathanah ) memiliki 5 orang istri dan 11 anak
  4. Ayah Fathoni ( Fathanah ) adalah salah satu tokoh agama di Makassar yang memiliki yayasan dan pondok pesantren



Maharani dan Ahmad Fathoni Tanpa Busana


Teka-teki soal apa profesi Maharani sedikit terkuak sesuai informasi dari sumber KPK yang tak mau disebutkan namanya.

Nah... begini ceritanya

Maharani keluar dari KPK

Maharani, ratu semalam untuk Ahmad
Keberadaan wanita berinisial M dalam peristiwa penangkapan Ahmad Fathana, staf Luthfi Hasan Ishaaq, Selasa, 29 Januari 2013 ternyata punya cerita tersendiri. Sumber Tempo di KPK mengatakan M tertangkap dengan Ahmad tanpa berbusana di dalam sebuah kamar hotel.

"Mereka berdua tidak sempat lagi memakai pakaian saat kamarnya dibuka tim dan security hotel," ujar sumber.

Ketika mencoba mengintai kamar itu, penyidik mendengar suara mencurigakan dari kamar Ahmad dan M. "Ada suara-suara nyaring terdengar dari balik pintu kamar," ujarnya.

Setelah mendapat izin pimpinan KPK, penyidik mengetuk pintu kamar Ahmad dan M. Suara-suara yang terdengar dari balik pintu langsung hilang. Penyidik lantas mengetuk lagi, tetapi tak ada yang menyahut. Akhirnya, dibantu dengan petugas keamanan hotel, penyidik membuka pintu tersebut. Tampaklah pemandangan yang tak lazim di hadapan penyidik: Ahmad dan M yang syok tak sempat mengenakan pakaian. Mereka pun digelandang ke KPK.

wibiya widget