Miris, Kualitas Udara Beijing Sangat Berbahaya

polusi udara beijing

Polusi udara di Beijing sudah capai titik membahayakan kesehatan manusia. Dalam hasil pengukuran polusi pada Sabtu (12/1/2013) lalu, tingkat polusi meroket melewati titik bahaya sebagaimana digariskan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

masker polusi udara

Udara terasa seperti debu arang dan asap kendaraan, dua unsur yang merupakan sumber utama polusi, tulis wartawan BBC setempat Damian Grammaticas.

Kabut tebal akibat asap polusi menutupi langit ibukota Beijing selama beberapa hari, dan pada Sabtu lalu pandangan nyaris sepenuhnya terhadang hingga tersisa sekitar beberapa ratus meter saja karena pekatnya.

Di pusat kota Beijing, jarak pandang kian menurun dan berkisar 200 meter. Para pejalan kaki pun terpaksa menggunakan masker wajah untuk menembus tebalnya kabut di jalan-jalan. Pemerintah kota Beijing sampai harus mengeluarkan himbauan bagi warganya agar tidak meninggalkan rumah kecuali jika memang diperlukan.

Kantor Berita Xin Hua melaporkan, di bagian timur provinsi Shandong, hampir 2.000 penumpang terlantar di bandara Qindao setelah bandara tersebut membatalkan 20 penerbangan. Hal ini dilakukan karena jarak pandang yang hanya 100 meter tidak memungkinkan untuk penerbangan.

Kabut tebal mulai menyelimuti beberapa provinsi di China dan mencapai puncaknya pada 13 Januari lalu. Seperti diberitakan South China Morning Post, Pusat Monitoring Lingkungan Dewan Kota Beijing mencatat materi partikulat polusi di kota itu mencapai 700 mikrogram per kubik meter. Ini jauh dari kondisi udara aman yang ditetapkan oleh WHO yaitu 25 mikogram per kubik meter.

Beberapa pengamat menilai ketidakmampuan pemerintah China dalam mengendalikan penggunaan kendaraan pribadi dan batu baralah yang dilihat sebagai kunci utama fenomena ini.

Menilik situasi dan kondisi ekonomi China yang luar biasa pesat, Indonesia sepertinya akan sampai pada titik dimana mutu udara di kota-kota besar akan melebihi standar kualitas udara yang baik.

sumber : guardian, bbc, xinhua

0 komentar:

Posting Komentar

wibiya widget